Jumat, Februari 24, 2006

Alunan sore yang memikat

Deru roda-roda di jalanan malam
Melepas penat hari yang kerap mengundang peluh
Aroma legit kota ini membawaku terbang
Ke pelosok langit tanpa tabur bintang

Lambat langkahkupun berhenti juga
Kini cuma senyum pak tua yang menyapa
Ramah dunia yang mulai lapuk
Menawarkan sepiring rasa yang sempurna

Aaah, cuma ini yang aku bisa hirup malam ini
Mengingat bulan yang sangat payah beruban
Sedikit demi sedikit, penuh dengan aura hanyut
Teriring dua butir padi yang menemaniku

Beranjak membumi alamku tersenyum
Esok hari masih ada buat kita yang berjanji setia
Pada mentari yang merona trenyuh dan berdoa
Amin, semoga awanmu tak lagi goyah

1 komentar:

asyik ngakgak mengatakan...

wooooiiiii ikt gabungggggg !!!!!!!!!!!! :)