Tuesday, November 17, 2009
Monday, October 19, 2009
Secarik Kertas Tergores Mimpi
sebutir peluh yang kerap ter-eja sebagai karya
tak mengalir deras di dahiku begitu saja
ada derap langkah yang penuh cita-cita
dalam cengkraman asa yang membakar jiwa
aku api untuk karyaku
aku air untuk hidupku
aku angin untuk sepoimu
aku tanah untuk hinggapmu
coretan alam adalah sejarah yang takkan hilang
goresan tinta selalu iringi sang penerang
lahir ke bumi dan hidup hingga kita menua
takkan ada yang luput, terlewati kisahnya
tapi maafkan aku, wahai kehidupan
tak selalu tinta emas tercoret dalam kitabmu
namun, perih ini terbius mimpi di lautan awan
semoga alam takkan lelah beriku ilmu
kejar! kejar mimpimu sampai di pelukan
selalu aku amini, sebab ia bawamu ke dalam perubahan
perubahan memang, tak selalu membawa perbaikan
namun perbaikan, selalu butuh sang perubahan
cinta melingkupi aura yang ikhlas terbuka tanpa benci
yang merakit mimpi dalam nyata sepanjang hari
kertasku, menunggu goresan brilian alam ini
aku yakin, Dia menungguku tuk melangkah pasti
Brebes, 19 Oktober 2009
:monolog hati atas mimpi-mimpi yang menggelayut di pepohonan memori
Sunday, August 09, 2009
Monolog Coklat Vs Permen
wah, minggu ini rejeki cukup untuk beli udang saus tiram sm buah pir sekilo.. alhamdulillah, Allah SWT Maha Pemurah, tinggal kita yang pandai-pandai bersyukur.. Btw, kira2 setiap Jum'atan aku masukan receh di kotak amal bakalan jadi apa ya di akhirat nanti? tiap gajian aku bersyukur atas nikmatNya, atas rizki yang bertubi-tubi mengalir di pundi-pundi tabunganku. Allahu Akbar, begitu mudahnya membuka pintu rizkiMu, hanya dengan sholat dan sabar, bersyukur, lalu 'gluthak' Kau tambahkan lagi rizki untukku..
hatiku diam sejenak, ada orang kecelakaan sedang ditonton, orang itu pingsan berbalur luka.. astaghfirullah..
aku ingat yaa Allah, aku ingat pada janjiku untuk mensyukuri rizkiMu, 'lengang' Ben, kamu ingat td siang cuma ngasih receh di Jum'atan? padahal kamu gajian tiap bulan selalu lancar? cukup buat makan, ngekos sama nabung. kamu dikasih coklat mahal tau! masa mbalasnya cuma permen, bahkan permen sisamu yang tinggal separo!
*lengang*
ga terasa, airmataku deras mengalir.. astaghfirullah..
Wednesday, December 10, 2008
The Flower Market, Jogja City
Jaman awal-awal neng Jogja mbiyen, asline aku ora ngerti babar blas soal kampus, perkuliahan apa maning soal jalur bis kota luwih-luwih komunitas mahasiswa. Sing jelas, ngertine Malioboro thok, hehehe (Mbiyen karo kang Warkim pernah nganah, kanca neng STM Wiber, loroan jalan-jalan nyepur sekang Purwokerto Mudun neng Tugu, ndayak alias mbayar neng nduwur Sepur). Ora ngarti ngalor-ngidul, dadine mung ngubek-ubek jalan Malioboro,
Beringharjo, Alun-Alun karo Masjid Gede..
Nah, pas waktune ndaftar kuliah neng STMIK Proactive (RIP) nginep sewengi neng Jogja (Nyepur maning kelas Bisnis, tapi sekang Stasiun "Kretek" - Bumiayu, gratisan nganggo KBD "Kartu Bukti Diri" dueke Gunawan, putrane pak Mandor PT.KAI). Lha wong jenenge ora ngarti ya, jebule jebul aku neng penginepan komplek The Flower Market alias SARKEM "Pusat Jajanan dan Oleh-Oleh Khas Jogja", haha, jayus bangetlah pokoke :-D. Alhamdulillah saking kersane Sing nggawe urip, Iman dan Aminku kuat, haha..
Wis ndaftar kuliah (Pertama ketemu sohibku Tini + Sari), nggolet kos-kosan trus bali ngumah nggawa olih-olih Novel Harry Potter sing pertama - "The Sorcerer Stone" (Saiki bukune neng endi yaa?) karo bukune Dee sing pertama "Supernova" (disilih mantan pacare kangmasku, nganti seprene durung balik.. :-P) karo jajan Bakpia sebungkus nggo gawan..
Semono ndisit ya, ngesuk-ngesuk desambung maning..
Kawanku Saudaraku
Obrolan kemarin sebelum mentari meninggi masih siup di rongga telingaku
Mimpi masa depan yang ternyata hari ini, persahabatan dan kenangan biru
Pun pemberontakan pada kemalasan kita lawan dengan suka cita menggebu
Corak kehidupan di sungai kasih sayang bak pelangi yang selalu dirindu
Tautan jiwa bagaikan jaring berwarna-warni yang merangkai sebuah cerita
Saling berkait menyambung rasa, menghadirkan cahaya nuansa bahagia
Sepetik kembang merah, secarik kertas dan sedikit goresan tinta
Perlahan menampilkan arti sesungguhnya, kita kawan, kita saudara
------------
Ketanggungan, Brebes [10 Des 2008]
Didedikasikan untuk sohibku Akrom, Tini & Sari
Tuesday, December 09, 2008
Suara Ikhlas (Pre Wedding)
Membuatku tersenyum, memberi sepoi pada perasaan yang kalut
Wahai aura yang menyinari tanpa jeda, tetaplah kau untukku
Kusadari dengan ikhlas, meringan langkah jiwaku karenamu
Kemarin, hari ini, esok dan sepanjang waktu yang tak berbatas
Usia tak menjadi bumerang liar, ketika engkau ikhlas dampingiku
Biarkan, gerimis airmatamu hanya untuk bahagia saja
Biasakan, hujan tawa kita bersama saat kesedihan datang
Melebur, aroma surga yang membaur dengan suara dunia
---------------------------
Ketanggungan, Brebes [H-10]
Pelupuk Masa (Pre Wedding)
Tanpa menoleh lagi, meski gemetar aku melangkah dengan asa keyakinan
Kunciku, aku butuh wujudmu untuk menikmati gelora kehidupan esok hari
Sekelebat bayang pertanda belahan jiwa, dulu hilang kini datang kembali
Memberiku cinta sebenarnya, saling menopang, terjaga dalam tulus doa
Benar,engkaulah kunciku, seorang pencinta bernama Ikvatun Mu'minah
Merekah bunga memberiku aura, semakin jelas, semakin indah pendarnya
Hanya untukku, demi sebuah kisah kehidupan baru yang besarkan jiwaku
Ketanggungan, Brebes [H-8]
Wednesday, August 20, 2008
Urip neng dunya pancen kudu ikhlas
Ya, semono dhisit ya, lumayanan lah, ngesuk-ngesuk nek ana kesempatan tak sambung maning wis. Salam baen nggo kabeh, hehe nyong tesih urip lho :-D
Saturday, July 07, 2007
Artikel mengenai rekruitmen Pekerja BRI tahun 2006

Surat Kabar Suara Merdeka Hari Jum'at,
Tanggal 06 Juli 2007
Halaman G - Lintas Semarang
Sunday, September 17, 2006
Somewhere under the bridge
Apalagi Milis,YM,Blogging...
Tanganku gemetar...
Menggigil,
Aku di Sandera!
Somewhere, Jakal KM.14




