Senin, Desember 05, 2005

Jogja Tegal With Sepeda Motor

Hari Sabtu kemarin, aku jadi pergi ke Jogja. Berangkat dari Purwokerto jam 4 sore, pake bus Raharja ekonomi. Alhamdulillah, perjalanan lancar dan nyampe di Gamping jam 8 malam. Sehabis telpon pita, aku langsung pergi ke kosbiru dengan Mr. Ojek yang sudah setia menunggu. Pak Joko namanya, asli gamping dengan pekerjaan tetap sebagai pedagang rokok di utara Pos Ojek Gamping beserta istrinya. Motornya Honda 800, seri motor paling irit yang aku tahu (perjalanan Udin melon family, dari jogja-cilacap dengan motor tersebut hanya membutuhkan bensin 2 liter ?&$#@%*%@). Jalan-jalan malming yang renyah...
Sesampainya di kosbiru, aku disambut hangat oleh kawan-kawan yang sudah 2 minggu tidak bersua. Riza yang sedang nonton teve, Aal yang sedang buat eCards, Angga yang sedang belajar sesi login multi user dengan pascal, Adi Triawan yang sedang melakukan instalasi Os & Sw di hardisk barunya, Yoga yang sedang ngobrol dengan Kessy, Mbah Sastro yang baru pulang dinas, alhamdulillah semua sehat wal afiat. Setelah ngobrol-ngobrol dan mandi, aku jalan ke Jakal (Jl. Kali Urang) bareng Riza. Sekitar jam setengah sepuluh, kami berangkat dari kosbiru. Rencananya, nyari CD Software Delphi 2006 (Dexter) dan M$.SQL.Server.2005 yang pasti bajakan dan sangat tidak direkomendasikan :). Kebetulan pren di Purwokerto nitip dicarikan software tersebut karena kemarin 'bosnya' pas ke Jakarta tidak sempat beli ato memang ndak mau beli :). Dah nyari ke Wahana, Studio One, Istana Disc, Bima Sakti, semuanya nihil alias belum punya. Pulang, mampir di angkringan dengan menu andalan 'es teh jahe + sego teri' dan ternyata yang jual 'wong kebumen' dan ngomongnyapun nggak pangling.
Paginya, aku bangun agak kesiangan dan langsung mandi trus sholat shubuh. Kebetulan Sigit pas mau pergi ke UGM, biasanya kalo minggu pagi di sana rame banget yang jalan-jalan dan olahraga. Kangen juga, dulu sering nongkrong di sana bareng pita (jogging + jajan). Sering juga kalau minggu pagi jogging di kompleks JEC, sekalian ikut senam bersama dan habis itu mbeli bubur ayam di dekat UTY Ekonomi. Ohya, lagi cerita apa sich ??$%#^...
Intinya, aku bonceng Sigit sampai terminal Jombor. Sempet nunggu angkutan sekitar 10 menit, akhirnya aku berangkat ke kos Pita pake bus jurusan Jombor-Prambanan. Di Bundaran UGM ngetem lumayan lama sampe busnya penuh sesak dengan ibu-ibu yang bepergian. Sampai di Janti, aku mbeli koran KR trus jalan2 ke AKAKOM (Kos Pita sebelahan dengan akakom, nomor rumahnya aja sama '34' akakom 34A dan kos Pita 34B).
Ting-Tong Ting-Tong, Assalamu 'alaikum...
Wa 'alaikum salam, cari siapa? Nur bertanya...
Mba' Entinnya ada? Nur ya? tanyaku...
Ya, bentar ya mas Benny...
Terima kasih...
Ternyata, aku ada janji ketemuan dengan pak Nasrul dari Riau yang mau ngebahas tentang IPR. Alhamdulillah Pita mengingatkan, akhirnya kami menjemput beliau yang sudah tiba di depan AKAKOM. Setelah semua permasalahan clear, akhirnya beliau pamit dan kamipun bersiap untuk pergi berangkat. Tujuan pertama kami adalah pasar Beringharjo, Ibu nitip beli beskap ewes2 warna oranye 3 pasang. Setelah survey pasar dan tawar-menawar akhirnya kami jadi membeli baju tersebut. Aku juga sempat beli dompet, soalnya dompetku yang sekarang sudah rusak parah dan kira2 sudah 5 tahun aku tidak ganti dompet. Tujuan selanjutnya, kosbiru...
Setelah berkemas-kemas, kami pamitan dengan kawan2. Kebetulan Bang Nian baru pulang dari Gunung, ternyata belum saling maaf-maafan lebarang :( melly juga, Minal Aidzin Wal Faidzin ya... moga nggak terlambat.
Akhirnya, kami meluncur dari kosbiru tepat jam setengah sepuluh. Sarapan dulu, Soto Sapi dan segelah teh hangat di depan Pasar Nogotirto lumayan buat mengisi perut. Jam 10 kurang sedikit kami berangkat, semuanya lancar-lancar saja hingga kebumen 'tepatnya Warung Makan Tasik'. Hujan, dan kamipun berhenti di sana sekedar melepas lelah serta menunggu hujan reda. Kemudian hujanpun reda, kami berangkat lagi dan tiba di Bumiayu jam 2 lewat 15 menit.
Ibu, Bapak, Mba Toipah, Bi Suni sedang beres2... paginya Ibu Merias pengantin di daerah Taraban. Sholat Dhuhur terus makan, habis itu kami berangkat lagi menuju Tegal jam setengah empat sore. Sampai di rumah Pita tepat jam 5, Bapaknya Pita sudah menunggu di depan rumah. Ibu sedang mbuat keripik pisang bareng Dian dan Sodara kandungnya (Bu Casmah). Aku minta ijin ikut sholat Ashar di sana, setelah itu aku ngobrol-ngobrol dengan Bapaknya Pita cukup lama hingga waktu Sholat Maghrib tiba. Setelah Maghrib aku pamit pulang, dititipi oleh2 mangga yang baru metik di kebun belakang rumahnya Pita. Mangganya manis-manis dan empuk, padahal kulitnya masih hijau lho...
Bus 'Kartika Sari', mengantarku pulang...
Dengan semua lelah dan tenaga yang masih tersisa.
Di sepanjang jalan ngobrol dengan pak Yono, pedagang emas di Cilongok
Padahal aku ngobrol sambil ngantuk :) maap ya bos.
Sampai rumah langsung mandi, makan, sholat Isya terus tidur. Menyisakan sebuah kisah perjalanan yang sangat melelahkan. Aku senang :).

Tidak ada komentar: