Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Kamis, September 16, 2010

Menggapai Kebahagiaan

Saat kita berjemur dari basahnya khilaf

Terkadang hujan datang kembali

Melumuri tubuh kita dengan lumpur kesalahan

Yang sejenak menghilangkan aura dari pandangan


Begitulah, saat seorang dari kita sedang jatuh

Malam dengan sigap melahap kehidupan

Membalut dengan selimut palsu

Menghangatkan dengan keindahan yang semu


Pagi akankah datang?

Biarpun kau kejar ia takkan ada bila bukan untukmu

Bersahabatlah dengan malam,

Pelajari tiap sudutnya agar dapat kau pergi


Tidurlah, nikmati malammu hingga embun tiba

Bangun! Larilah sekuat asamu, terjang setiap aral yang melintang

Kejar cahaya pagimu, tiriskan semua khilafmu

Peluklah matahari, dan gapailah kebahagiaan...



Bumiayu, 11 Sept 2010

Selasa, Desember 09, 2008

Suara Ikhlas (Pre Wedding)

Lembut menari dijiwaku, engkau membius dengan cara yang indah

Membuatku tersenyum, memberi sepoi pada perasaan yang kalut

Wahai aura yang menyinari tanpa jeda, tetaplah kau untukku

Kusadari dengan ikhlas, meringan langkah jiwaku karenamu

Kemarin, hari ini, esok dan sepanjang waktu yang tak berbatas

Usia tak menjadi bumerang liar, ketika engkau ikhlas dampingiku

Biarkan, gerimis airmatamu hanya untuk bahagia saja

Biasakan, hujan tawa kita bersama saat kesedihan datang

Melebur, aroma surga yang membaur dengan suara dunia


---------------------------
Ketanggungan, Brebes [H-10]

Pelupuk Masa (Pre Wedding)

Aku diantara dua dunia, satu langkah sebelum gerbang kehidupan terbuka

Tanpa menoleh lagi, meski gemetar aku melangkah dengan asa keyakinan

Kunciku, aku butuh wujudmu untuk menikmati gelora kehidupan esok hari

Sekelebat bayang pertanda belahan jiwa, dulu hilang kini datang kembali

Memberiku cinta sebenarnya, saling menopang, terjaga dalam tulus doa

Benar,engkaulah kunciku, seorang pencinta bernama Ikvatun Mu'minah

Merekah bunga memberiku aura, semakin jelas, semakin indah pendarnya

Hanya untukku, demi sebuah kisah kehidupan baru yang besarkan jiwaku


Ketanggungan, Brebes [H-8]